6 Konsep Keamanan Jaringan

6 Konsep Keamanan Jaringan

Pentingnya Konsep Keamana Jaringan

Komunitas Belajar Komputer - Minggu yang lalu kita sudah membahas tentang Materi Singkat Desain Sistem Keamanan Jaringan. Kali ini kita lanjut membahas tentang konsep keamanan jaringan, perlu kita tahu bahawa jika jika keamanan tidak diutamakan, maka akan mengganggu semua aktifitas perangkat yang terhubung dengan jaringan dan pasti akan mengakibatkan kerugian yang sangat besar baik itu secara individu maupun kelompok.

Artikel Terkait Lainnya :

6 Aspek Penting Keamanan Jaringan

  1. Privacy/Confidentiality (Kerahasiaan) Ini merupakan aspek keamanan jaringan yang berhungan dengan usah menjaga suatu informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Privacy mengarah pada data yang sifatnya pribadi atau tidak sembarang orang bisa mengakses data tersebut, contoh sederhana dari Privacy adalah E-Mail dimana email ini hanya bisa di akases oleh pemilik akun email itu sendiri, bahkan administrator sekalipun  tidak bisa mengaksesnya, terkecuali pada situasi dan kondisi tertentu saja, mengantisipasi hal ini adalah menggunakan teknologi enkripsi data, dimana setiap data yang dikirmkan hanya penerima pesan saja yang bisa mengaksesnya karena hanya dia yang tahu cara membaca data tersebut (password data, enkripsi file dalam gambar, video, mp3, doc dll) data yang dikirim kelihatannya itu adalah gambar atau mp3 padahal didalamnya ada pesan rahasia yah kurang lebih seperti itu, sedangkan  Confidentiality mengarah pada data yang diberikan hanya untuk keperluan tertentu saja. Contoh sederhana dari Confidentiality adalah nama, alamat, nomer HP, agama, status pernikahan, nomer kartu kredit, no KTP, dan lain sebagainya, hal ini tergantung pada orang yang memberikan akses. Misalnya seseorang telah melakukan suatu kejahatan nah pihak berwajib akan menelusuri orang tersebut mulai dari alamatnya, namanya, keluarganya, nomer hpnya dsb, dari mana pihak berwajib ini berhungan yah pada pihak yang berhungan dengan data tersebut diatas, mudah-mudahan paham ya, penjelsan sederhana ini jika ada yang kurang ditambahkan di kolom komentar ntr saya update.
  2. Integrity ini merupakan aspek yang menjamin sebuah informasi yang tidak boleh diubah keasliannya terkecuali oleh pengirim atau yang punya informasi tersebut (authorized). Contoh sederhananya jika anda mengirimkan pesan kepada seseorang maka pesan tersebut akan dibaca oleh penerima persis sama dengan yang anda kirimkan. Hal ini sangat penting dimana setiap orang tidak ingin data/informasi yang dikomsumsi oleh penerima di hapus, diedit sebelum informasi itu sampai kepada penerima.
  3. Authentication, merupakan aspek yang berhungan erat dengan metode untuk menyatakan bahwa informasi benar-benar asli serta orang yang memberikan dan mengakses informasi yang dimaksud merupakan orang yang dimaksud. Contohnya adalah disaat anda login di sebuah akun, mis akun  sosial media disaat anda hendak mengaksesnya anda pasti menggunakan user dan pasword untuk login/masuk pada akun tersebut. Sekalipun itu akun milik anda jika anda lupa dengan user/email dan paswordnya maka sistem menganggap anda sebagai orang yang tidak berkepentingan atau tidak sah mengakses akun tersebut. Selain User dan Password ada juga keamanan yang berhubungan dengan Authentication misalnya penggunaan sidik jari untuk menentukan keaslian orang yang mengakses, dll.
  4. Availability, ini merupakan ketersediaan suatu informasi yang dibutuhkan. Hal ini mengarah pada data yang di sediakan oleh server misalnya orang yang hendak mengakses tidak merasa kewalahan/menyulitkannya untuk mendapatkan informasi yang dia perlukan/butuhkan.  Terkadang sebuah data atau informasi yang terlalu ketat pengamanannya akan sangat menyulitkan dalam mengakses data tersebut. Bisa dibayangkan jika anda hendak melihat isi rekening anda, server tidak mengizinkan anda untuk melihatnya, atau disaat anda hendak membuka alamat facebook yang terbuka youtube...? itu merupakan contoh sederhananya. Disamping itu akses yang lambat juga menghambat terpenuhinya aspek availability. Contoh kasus Availability adalah denial of service (D.O.S) yaitu penggagalan service disaat adanya permintaan data sehingga komputer tidak bisa melayaninya. Ini merupakan seseorang yang mengirimkan permintaan yang banyak pada waktu bersamaan (bertubi-tubi) akibatnya server tidak sanggup melayani permintaan itu dan membuat si server down jelas ini akan mengganggu orang lain yang mengakses data dari server tersebut. 
  5. Access Control ini merupakan aspek keamanan yang berhubungan dengan cara pengaturan akses pada sebuah informasi yang di sajikan. Aspek ini berhubungan dengan cara pengaturan akses pada informasi. Hal ini biasanya berhubungan erat dengan masalah authentication dan privacy. Access control seringkali dilakukan dengan menggunakan kombinasi password dan user id atau dengan menggunakan mekanisme lain.
  6. Non-Repudiation merupakan aspek keamanan yang menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal bahwa telah melakukan transaksi. Sebagai contoh, seseorang yang mengirimkan email untuk memesan barang tidak dapat menyangkal bahwa dia telah mengirimkan email tersebut, atau seseorang yang telah melakukan penarikan uang dari ATMnya tidak keberatan/komplain jika saldonya berkurang. Aspek ini sangat penting dalam hal electronic commerce. Penggunaan digital signature dan teknologi kriptografi secara umum dapat menjaga aspek ini. Akan tetapi hal ini masih harus didukung oleh hukum sehingga status dari digital signature itu jelas legal.
Demikian saja dulu ya Pentingnya Konsep Keamanan Berbasis Jaringan, dipertemuan berikutnya kita lanjut.

Semoga Bermanfaat...
Komunitas Belajar Komputer

No comments

Sampaikan lah apa yang sedang anda pikirkan saat ini setelah membaca artikel ini.
Kebingungan, Penasaran, Rasa terimakasih..
Atau apalah yang sedang terlintas di pikran anda.

Karena sejatinya manusia adalah makhluk sosial yang rindu akan sebuah Interaksi

1. Baca lah
2. Berkomentar lah dengan Sopan
3. Kami Akan Berkunjung balik, Nantinya.

Komentar anda sangat membantu untuk perkembangan Blog ini.
Terimakasih...!!