Komunitas Belajar Komputer

Komunitas Belajar Komputer

Apa Itu Router dan Bagaimana Cara kerjanya.

SEKILAS TENTANG ROUTER
Router ini merupakan sebuah perangkat keras jaringan komputer yang dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan yang sama atau berbeda. Nah router adalah sebuah alat untuk mengirimkan paket data melalui jaringan atau internet untuk dapat menuju tujuannya, proses tersebut dinamakan routing. Oh iya port yang di belakang router ini sama fungsinya dengan switch, swich dan kegunaanya silahkan lihat di postingan sebelumnya.
Proses routing itu sendiri terjadi pada lapisan 3 dari stack protokol tujuh-lapis OSI. Router terkadang digunakan untuk mengoneksikan 2 buah jaringan yang menggunakan media berbeda, seperti halnya dari Ethernet menuju ke Token Ring. Itulah pengertian router. Sekilas Tentang Jaringan!

Somoga bisa dipahami...!
Fungsi Router

Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN)

Fungsi router. Router memiliki fungsi utama yakni untuk membagi atau mendistribusikan IP address, baik itu secara statis ataupun DHCP atau (Dynamic Host Configuration Procotol) kepada semua komputer yang terhubung ke router tersebut. Dengan adanya IP address yang unik yang dibagikan router tersebut kepada setiap komputer dapat memungkinan setiap komputer untuk saling terhubung serta melakukan komunikasi, baik itu pada LAN atau internet.

Pada saat ini, perangkat router ini sudah lebih canggih dan modern dalam melakukan tugasnya yaitu mendistribusikan IP address kepada setiap komputer pada suatu jaringan, baik menggunakan kabel maupun menggunakan wirelless, fungsi router tidak saja hanya dapat menghubungkan dengan sambungan kabel LAN saja melainkan dapat dengan teknologi wireless. Dengan demikian, router pada saat ini dapat disambungkan pada setiap komputer, laptop, gadget, smartphone yang berada pada jangkauan router tersebut. Cukup dengan memanfaatkan sebuah gelombang radio yang dipancarkan oleh router. Itulah fungsi router.

Karakteristik lain dari Router adalah sbb :
  • Dapat mencari rute atau jalur yang terbaik antara dua segmen jaringan
  • Dapat mengelola dan menangani banyak tugas antar segmen
  • Dapat membantu mengelola lalulintas jaringan
  • Dapat menghubungkan dua segmen jaringan yang berbeda protokol lapisan fisik dan lapisan data-link, karena bekerja pada lapisan network.
  • Dipergunakan pada koneksi ke jaringan MAN dan WAN.
Cara Kerja Router.

Cara kerja router. Router bekera dengan cara merutekan paket atau data informasi yang disebut dengan routing. Dengan teknik routing tersebut, router dapat mengetahui arah rute perjalanan informasi tersebut akan dituju, apakah berada pada satu jaringan yang sama atau berbeda. Jika informasi yang dituju mengarah kepada jaringan yang berbeda, maka router akan meneruskannya kepada jaringan tersebut, sebaliknya apabila paket yang dituju adalah jaringan yang sama, maka router akan menghalangi paket keluar serta meneruskan paket tersebut dengan routing di jaringan yang sama sampa terkirim ke tujuan.
Router merupakan perangkat yang aktif dan cerdas, serta berpartisipasi dalam manajemen jaringan :
  • Konektifitas.
  • Perfomansi (untuk kerja)
  • Reliabilitas
  • Kontrol manajemen
  • Fleksibilitas
Secara singkat cara kerja router adalah sebagai berikut :
  • LAN mengirimkan data ke Router.
  • Router akan melakukan analisis berdasarkan informasi alamat pada layer 3 (model OSI).
  • Router akan meneruskan data tersebut ke antar muka WAN yang sesuai berdasarkan tabel routing yang dimilikinya.
Jenis Router

Router terbagi dua jenis yakni Router static dan dynamic.
  • Routing Static
Routing Static adalah salah satu cara untuk membuat table routing secara manual. Routing static bersifat statik, tidak berubah-rubah dan diset oleh user/pengguna.

Pada Routing statik
  1. Router tidak berbagi informasi routing.
  2. Jumlah gateway terbatas.
  3. Routing tabel dibuat manual.
Cara kerja routing statis dapat dibagi menjadi 3 bagian
  1. Jaringan yang mengkonfigurasi router.
  2. Router melakukan routing berdasarkan informasi dalam tabel routing.
  3. Routing statis digunakan untuk melewatkan paket data.
Seorang administrator harus mengunakan perintah ip.route scara manual untuk mengkonfigurasi router dengan routing statis.

Keuntungan routing statis :
  1. Beban kerja router terbilang ringan dibandingkan dengan routing dinamis. Karena router hanya mengupdate sekali saja ip table yang ada. (pada saat di konfigurasi)
  2. Pengiriman paket data yang lebih cepat karena jalur-jalur (path) sudah di ketahui terlebih dahulu.
  3. Analisa kesalahan pada topologi jaringan lebih cepat diketahui.
Kerugian routing statis :  

"Mengetahui semua alamat IP Address yang akan dituju beserta jalur yang akan dilewati."
  •  Routing Dynamic
Routing Dynamic adalah routing yang memanfaatkan suatu algoritma sehingga perangkat router dapat menentukan jalur routingnya secara otomatis, dengan cara menjelajah jaringan tersebut dan bertukar informari routing antar router.

Pada Routing dynamic
  • Router berbagi informasi routing secara otomatis
  • Jumlah gateway sangat banyak.
  • Routing tabeel dibuat secara dinamik.
  • Membutuhkan protokl routing seperti RIP atau OSPF
Keuntungan:
  • Hanya mengenalkan alamat yang terhubung langsung dengan routernya (kaki-kakinya).
  • Tidak perlu mengetahui semua alamat network yang ada.
  • Bila terjadi penambahan suatu network baru tidak perlu semua router mengkonfigurasi. Hanya router-router yang berkaitan.
Kerugian :
  • beban kerja router lebih berat karena selalu memperbarui ip table pada setiap waktu tertentu.
  • Kecepatan pengenalan dan kelengkapan ip table terbilang lama karena router membroadcast ke semua router sampai ada yang cocok. Sehingga setelah konfigurasi harus menunggu beberapa saat agar setiap router mendapat semua alamat ip yang ada.


Powered by Blogger.